Wednesday, October 27, 2010

My poem in Malaysian

MEND-OOYO (Mangolia)


AKU MENJELANGMU

Kembara sepanjang tahun dan waktu ditemani matahari dan bulan
Berjalan umbangambing dan lebuh berangin warisan moyang bestari
Mendaki dan menuruni nembus gunung tinggi dan bukitbukau berjajar
Mendepani ratusan sungai
Meski aku tak tahu kapankah kita akan bersua lagi
Aku membisikkan kata bakal kuucapkan untukmu

Aku menjelangmu
Jalanku terbuka kepada angin ais dan api
Embun giring bakal menimpanya
Kuendap fikir terusmataku dari diketahui
Kuurai tiap simpul dengan cintaku
Dibantai angin beku
Aku terus maju dengan arah pilihanku.

Aku menjelangmu
Kupanggul sama duka musimbunga dan musim panas kembali
Kujulang api usiaku dengan bahang matahari di genggamanku
Merasa kaya dengan cambah daun-daun dan bergulir dengannya
Di taman penuh dengan kembang dan buahbuahan.
Berlalu dengan sepiala riangria mungkin tiba
Dengan ghairahku.

Aku menjelangmu
Dengan cahaya fikir kembaraku, kesemua momen manis hidupku
Dan ke semua rahasiaku
Kuanyam bersama jalur rohaniku
Dan mikirkan ruang tanpa batas.

Aku menjelangmu
Kumiliki separuh dari mimpimimpiku
Kukecap dari puisiku dasar utama menjadi milikku
Agar diketemukan anasir ilhamku
Mendaki ke muka di likuliku payah gunung
Menuruti laluan sulit
Mencari lagu batin, intisari cinta.

Aku menjelangmu

Terjemahan: Ahmad Kamal Abdullah

No comments:

Post a Comment